TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Pertumbuhan penggunaan cloud computing, kecerdasan buatan (AI), aplikasi digital, dan application programming interface (API) mendorong perubahan kebutuhan infrastruktur teknologi di Indonesia.
Perusahaan tidak lagi hanya membutuhkan kapasitas komputasi dan penyimpanan yang besar, tetapi juga infrastruktur yang mampu menjaga kecepatan layanan sekaligus menghadapi ancaman keamanan siber yang semakin kompleks.
Direktur Synnex Metrodata Indonesia (SMI) Lie Heng mengatakan pasar transformasi digital Indonesia diproyeksikan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan atau compound annual growth rate (CAGR) 19,11 persen selama 2026-2031.