TRIBUNNEWS.COM, KORSEL — Rangkaian penemuan empat orang yang sebelumnya dilaporkan hilang dan kemudian ditemukan meninggal dunia dalam tiga hari di Pulau Jeju, Korea Selatan, mulai menimbulkan kekhawatiran baru bagi sektor pariwisata.
Keempat jenazah ditemukan secara berurutan pada 22 hingga 24 Agustus 2026.
Polisi menyatakan keempat kasus tersebut tidak saling berkaitan.
Meski demikian, waktu penemuan yang berdekatan membuat isu keamanan kembali menjadi perhatian publik.
Kekhawatiran tersebut semakin besar setelah terungkap dugaan kelalaian seorang anggota polisi dalam menangani sejumlah laporan orang hilang.