Liputan6.com, Jakarta - Goodtalenta memilih jalan berbeda di tengah maraknya startup Indonesia yang mengandalkan pendanaan dari modal ventura (venture capital) untuk berkembang. Platform rekrutmen berbasis kecerdasan buatan (AI) ini dikembangkan sepenuhnya menggunakan kas internal perusahaan alias bootstrapping selama kurang lebih setahun, tanpa suntikan dana dari investor luar.
CEO dan Founder Goodtalenta, Morizio Runtuwene, mengungkapkan, keputusan ini diambil secara sadar. Ia mengaku belum berniat menggandeng investor karena ingin memastikan produknya benar-benar sesuai kebutuhan pasar terlebih dahulu, sebelum berbicara soal ekspansi lebih