Jakarta, CNBC Indonesia - Pendiri Microsoft yang juga aktif sebagai filantropis, Bill Gates, kembali melayangkan peringatan keras terkait dampak masif kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terhadap pasar tenaga kerja. Ia memperingatkan jutaan pekerjaan kini berada di jurang bahaya, sementara dunia dinilai belum memiliki rencana matang untuk melindungi mereka yang akan terdampak.
Dalam esai panjang yang dirilisnya pada Selasa (26/8), Gates menyebut transisi menuju era AI akan menjadi salah satu "periode paling bergejolak dalam sejarah umat manusia." Ia menegaskan bahwa saat ini