Liputan6.com, Kathmandu - Wilayah perbatasan Nepal-Tibet menghadapi ancaman banjir susulan setelah material longsor menyumbat aliran sungai dan membentuk danau yang terus membesar.
Peringatan itu muncul setelah banjir bandang dan longsor menerjang wilayah perbatasan Nepal-Tibet pada Rabu (26/8/2026), menewaskan sedikitnya 392 orang. Tiga korban tewas berada di wilayah Tibet, China. Lebih dari 1.400 orang masih hilang.
Air yang tertahan di balik timbunan material dikhawatirkan dapat memicu banjir kedua jika sumbatan tidak mampu menahan tekanan.
"Karena sumbatan masih berada di bagian hulu