Jakarta (ANTARA) - Chief Economist Permata Bank Josua Pardede memperkirakan rupiah bergerak sideways (mendatar) pada Jumat, di tengah investor yang menantikan pidato Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh hari ini, terkait dengan petunjuk arah kebijakan The Fed.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, menguat 26 poin atau 0,15 persen menjadi Rp17.718 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.744 per dolar AS.
“Rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.675-Rp17.775 per dolar AS,” ucapnya kepada ANTARA di