Liputan6.com, Teheran - Nilai tukar rial Iran kembali mencetak rekor terburuk. Di pasar bebas, mata uang Iran itu anjlok melewati level 2 juta rial untuk 1 dolar Amerika Serikat.
Kejatuhan rial terjadi setelah Washington memberlakukan sanksi terberatnya terhadap Iran dalam upaya menekan perekonomian Teheran.
Dikutip dari Al Jazeera, Jumat (28/8/2026), bagi masyarakat Iran, kejatuhan mata uang bukan sekadar angka di pasar valuta asing. Dampaknya kini terasa langsung dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari harga makanan, obat-obatan, hingga biaya penitipan anak.
Perekonomian