Washington, Beritasatu.com – Beredar laporan perang yang dilancarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Iran mengakibatkan militer AS dilanda krisis keuangan serius. Angkatan Laut AS bahkan disebut-sebut terpaksa mengalihkan dana dari pos gaji dan sumber anggaran lainnya untuk menutupi biaya operasi tempur.
Kondisi tersebut terungkap berdasarkan dokumen yang diperoleh kantor berita The Guardian serta wawancara dengan sejumlah pejabat Angkatan Laut AS, kontraktor, dan analis pertahanan.
“Uang untuk gaji diambil untuk membayar kontingensi di luar negeri dan sedang diisi kembali