Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti mengidentifikasi sejumlah komoditas unggulan Indonesia yang berpotensi meningkatkan ekspor ke Maroko, mulai dari minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan produk olahannya hingga udang beku.
Roro mengatakan komoditas tersebut saat ini masih memiliki potensi ekspor yang belum terealisasi secara maksimal (unrealized export potential) di pasar Maroko.
"Indonesia memiliki potensi ekspor yang signifikan, namun belum terealisasi ke Maroko untuk produk-produk seperti amonia anhidrat, minyak kelapa sawit mentah dan olahan, besi dan baja