Wakil Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Afifuddin Muhajir menilai Nahdlatul Ulama (NU) yang telah berusia lebih dari satu abad membutuhkan pembaruan atau tajdid.
Pembaruan tersebut, menurutnya, bukan berarti membuat sesuatu yang baru, melainkan menghidupkan kembali tradisi yang mulai ditinggalkan, memperkuat bagian yang melemah, dan memperbaiki hal-hal yang telah rusak.
Hal tersebut disampaikan KH Afifuddin Muhajir dalam Musyawarah Besar (Mubes) Warga NU 2026 di halaman Madrasah Aliyah Salafiyah Syafi’iyah (MASS) Seblak, Jombang, Jumat (28/8/2026).
KH Afif menjelaskan, gagasan