Jakarta, CNBC Indonesia - Fenomena pemilik rumah yang menawarkan take overĀ (TO) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) secara gratis kembali muncul. Salah satunya dialami Banana (nama samaran), seorang pemilik rumah di Kabupaten Bekasi yang mengaku sudah mengeluarkan lebih dari Rp200 juta selama mencicil rumah, tetapi kini memilih mengalihkannya tanpa meminta uang pengganti.
Banana mengambil keputusan tersebut setelah kondisi keuangannya berubah drastis. Bisnis yang dijalankannya bangkrut sekitar dua tahun lalu, sementara pendapatan setelahnya belum kembali stabil.
"Jadi saya over kredit karena 2