TEKNOLOGI digital menjanjikan efisiensi luar biasa dalam tata kelola pemerintahan, termasuk dalam penyaluran bantuan sosial (bansos).
Pemerintah mengandalkan algoritma berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk mengklasifikasikan masyarakat ke dalam sepuluh tingkat kesejahteraan yang disebut desil.
Secara teoretis, sistem ini ideal. Rumah tangga yang berada pada Desil 1 hingga 4 ditetapkan sebagai prioritas utama karena masuk dalam kategori sangat miskin hingga rentan miskin.
Sementara itu, masyarakat pada Desil 5 ke atas dianggap semakin mampu memenuhi kebutuhan ekonominya secara mandiri.
Namun,