Jakarta, CNBC Indonesia — Rupiah menutup perdagangan akhir pekan dengan hasil positif terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda bahkan mampu memperbesar penguatan ketika indeks dolar AS berbalik naik.
Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Jumat (28/8/2026), rupiah terapresiasi 0,17% ke posisi Rp17.685/US$.
Rupiah sebelumnya dibuka menguat 0,03% ke level Rp17.710/US$. Artinya, sepanjang perdagangan rupiah mampu menambah penguatannya sekitar 25 poin hingga penutupan perdagangan.
Pergerakan tersebut sekaligus membalikkan pelemahan pada Kamis (27/8/2026), ketika rupiah ditutup terdepresiasi 0,11% ke posisi