TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyaknya data kesehatan yang tersedia belum otomatis membuat pelayanan kesehatan menjadi lebih cepat dan efektif.
Sebagian data masih tercatat secara manual sehingga membutuhkan proses tambahan sebelum dapat digunakan untuk membantu tenaga kesehatan mengambil keputusan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pengembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dalam pelayanan kesehatan primer.
CEO Summit Institute for Development, Yuni Dwi Setiyawati, mengatakan pengembangan teknologi tersebut berangkat dari kebutuhan untuk membuat data kesehatan yang sudah tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
“Banyak