Jakarta (ANTARA) - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyiapkan kick-off Sistem Informasi Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (SI-ISPO) pada 3-4 September 2026 untuk mengintegrasikan proses sertifikasi dan ketertelusuran produk sawit.
Asisten Deputi Bidang Pengembangan Usaha BUMN Bidang Industri Manufaktur, Agro, Farmasi, dan Kesehatan Kemenko Perekonomian Mochammad Edy Yusuf mengatakan sistem tersebut diharapkan memperbaiki proses sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan Indonesia (Indonesia Sustainable Palm Oil/ISPO) melalui pengelolaan data yang terintegrasi.
“Pada 3 dan 4 September kami akan melakukan kick-off SI-ISPO,” kata Edy