Kathmandu, Beritasatu.com – Sedikitnya 10.000 keluarga dilaporkan kehilangan rumah akibat banjir bandang yang menerjang wilayah perbatasan Nepal dan Tibet pada Rabu (26/8/2026). Informasi ini diungkap oleh International Federation of Red Cross (IFRC) atau Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.
Juru Bicara IFRC, Tommaso Della Longa menggambarkan kondisi di wilayah terdampak sebagai sebuah bencana yang sangat parah.
"Situasinya sangat buruk," kata Della Longa, seperti melansir Anadolu, Jumat (28/8/2026).
Kondisi medan yang sangat berat, jaringan komunikasi yang terputus, hingga rusaknya