Dompu (ANTARA) - Dokter spesialis anak dr. Eriska Ayu Wirindri, Sp.A mengingatkan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat mengancam kesehatan anak, terutama saluran pernapasan, apabila paparan berlangsung berulang atau dalam konsentrasi tinggi.
"Partikel halus dari asap dapat mengiritasi saluran pernapasan dan memicu peradangan. Anak bisa mengalami batuk, tenggorokan terasa tidak nyaman, mengi hingga sesak napas," ujar Eriska kepada ANTARA, Jumat.
Dokter yang berpraktik di Kota Mataram dan RSUD Lombok Utara tersebut menjelaskan salah satu komponen asap yang