Semarang (ANTARA) - Peneliti Universitas Diponegoro (Undip) Semarang bersama University of Aberdeen (UoA) Skotlandia mengembangkan teknologi membran dan material adsorben untuk "recovery lithium" dari subsurface brines.
Salah satu peneliti Undip Prof. Dr.rer.nat. Ir. Heru Susanto di Semarang, Jumat, mengatakan riset itu penting di tengah meningkatnya kebutuhan dunia terhadap mineral kritis untuk industri teknologi tinggi, energi hijau, hingga pertahanan.
Dari Undip, turut terlibat penelitian adalah Ir. Titik Istirokhatun, sedangkan dari University of Aberdeen dilaksanakan oleh Dr. Amin Sharifi dan tim.
Menurut