Jakarta, CNBC Indonesia - Sistem komputer lembaga pemerintah Amerika Serikat, Biro Alkohol, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF), berhasil dibobol oleh sebuah kelompok peretas. Insiden ini telah dikategorikan sebagai serangan besar, dan koordinasi dengan Departemen Kehakiman (DOJ) pun telah dilakukan.
Pihak ATF menyatakan bahwa sistem yang terdampak merupakan sistem mandiri, sehingga tidak terhubung dengan sistem lainnya seperti manajemen kasus, laboratorium, maupun eForms untuk mengelola pengajuan formulir dari masyarakat.
"Sistem yang terdampak telah dimatikan setelah pembobolan ditemukan," ujar juru bicara ATF,