TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG- Perilaku bertransaksi masyarakat di Sulawesi Selatan (Sulsel), saat ini menunjukkan pergeseran yang cukup signifikan menuju era digital.
Warga Sulawesi Selatan tercatat semakin jarang menggunakan kartu Anjungan Tunai Mandiri atau ATM untuk melakukan transaksi keuangan harian.
Meskipun kartu ATM semakin jarang digunakan, jumlah fisik kartu di dalam dompet warga justru masih terus bertambah.
Masyarakat Sulawesi Selatan kini lebih mendominasi penggunaan transaksi pembayaran berbasis Quick Response Code Indonesian Standard.
Layanan QRIS merupakan standar kode QR nasional yang memfasilitasi transaksi pembayaran