Istanbul (ANTARA) - Ribuan pasien di Jalur Gaza masih menunggu evakuasi medis untuk mendapatkan perawatan mendesak, kata Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, Jumat.
Tedros mengatakan WHO pekan lalu membantu mengevakuasi 106 pasien, termasuk 19 anak-anak, melalui perlintasan Rafah dan Kerem Shalom. Mereka didampingi 132 orang.
“Evakuasi medis memberi orang-orang yang membutuhkan perawatan mendesak kesempatan untuk bertahan hidup,” kata Tedros.
Ia menekankan perlunya akses berkelanjutan melalui sejumlah jalur perlintasan agar pasien dapat memperoleh perawatan medis tepat waktu.