TRIBUNNEWS.COM, JOMBANG — Musyawarah Besar (Mubes) Warga NU 2026 menyatakan menolak keras segala bentuk politik uang, jual-beli dukungan, suap, transaksi kepentingan, hingga tekanan dalam pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).
Sekretaris Nasional Jaringan Gusdurian, Heru Prasetia, mengatakan Muktamar NU tak hanya forum pergantian kepengurusan, tetapi momentum meneguhkan marwah, kemandirian, dan arah perjuangan NU pada abad kedua.
"Memasuki dan dengan berakhirnya MUBES Warga NU ini, kami menolak keras segala bentuk politik uang, jual-beli dukungan, suap, transaksi kepentingan, tekanan, baik atas nama