Pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei merilis pernyataan terbaru setelah negaranya dijatuhi rentetan sanksi terbaru Amerika Serikat (AS), yang dimaksudkan untuk meruntuhkan rezim Teheran. AS menjeratkan sanksi baru saat konflik dengan Iran semakin berlarut-larut, setelah upaya diplomasi terhenti.
Mojtaba dalam pernyataan terbarunya, seperti dilansir Anadolu Agency dan Press TV, Sabtu (29/8/2026), mencetuskan bahwa peningkatan ketergantungan pada produksi dalam negeri Iran dapat menjadi kunci untuk mengatasi masalah ekonomi Iran.
Dia juga menyerukan pengurangan secara bertahap atas peran dominan dolar Amerika dalam perekonomian