TRIBUNNEWS.COM, JOMBANG - Wakil Koordinator Komisi Organisasi Muktamar Ke-35 NU, Asrorun Ni'am Soleh, mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar Ke-35 NU masih mengalami dinamika.
Terdapat dua aspirasi dari Muktamirin terkait mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU pada sidang komisi organisasi.
Sebagian muktamirin menginginkan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU tetap dilakukan secara langsung oleh muktamirin seperti yang selama ini berjalan.
Sementara aspirasi lainnya mendorong perubahan mekanisme melalui Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa).
Asrorun mengatakan perbedaan pandangan tersebut