TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Warga Sulawesi Selatan (Sulsel) masih memiliki jutaan kartu anjungan tunai mandiri (ATM)/debit, tetapi semakin jarang menggunakannya untuk bertransaksi.
Data Bank Indonesia (BI) Sulsel mencatat jumlah kartu ATM/debit mencapai 10,78 juta kartu hingga semester I 2026.
Jumlah tersebut tumbuh 1,85 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 10,33 juta kartu.
Namun, pertumbuhan jumlah kartu tidak diikuti peningkatan transaksi.
Volume transaksi kartu ATM/debit hingga semester I 2026 justru turun 10 persen secara tahunan menjadi 15,18 juta transaksi.