TRIBUNNEWS.COM - Vonis kanker payudara kerap memicu ketakutan besar bagi kaum hawa, terutama kekhawatiran harus kehilangan seluruh jaringan payudara melalui operasi pengangkatan total atau mastektomi.
Padahal, seiring pesatnya perkembangan ilmu kedokteran, ketakutan tersebut tidak sepenuhnya benar karena mayoritas pasien justru memiliki peluang besar untuk mempertahankan bentuk payudara mereka.
Konsultan Senior dan Dokter Bedah Payudara dari Solis Breast Care & Surgery Singapura, dr. Lim Sue Zann, menegaskan bahwa diagnosis kanker payudara tidak otomatis mengharuskan tindakan mastektomi.
"Sekitar 75 persen pasien seharusnya