TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sedikitnya 1.001 profesor tercatat dari sejumlah perguruan tinggi di Makassar berdasarkan kompilasi data yang dibahas dalam forum Majelis Kajian Pembangunan Daerah Center for Information and Development Studies (MKPD CIDES) ICMI Sulawesi Selatan.
Angka itu memunculkan pertanyaan yang lebih besar daripada sekadar jumlah guru besar: seberapa jauh kepakaran para profesor tersebut memberi dampak bagi pembangunan daerah?
Pertanyaan itu dilontarkan Ketua Dewan Pakar MKPD CIDES ICMI Sulsel, Prof Dr A Hamid Paddu, dalam Diskusi Publik dan Rapat Kerja MKPD