Jakarta (ANTARA) - Pemerintah menyampaikan bahwa investor masih mengantre untuk masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) seiring tingginya minat investasi sektor manufaktur di Jawa Tengah.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan tingginya minat investor tercermin dari tingkat pemanfaatan lahan di kedua kawasan yang telah mencapai 100 persen, sehingga pemerintah menyiapkan perluasan dan pengembangan kedua kawasan tersebut.
“Itu potensi investor yang masih akan datang (ke dalam dua KEK) itu luar biasa. Lahan