REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA - Calon ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin menghormati mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam pemilihan Ketua Umum PBNU yang disepakati Muktamar ke-35 NU. Mekanisme baru dalam pemilihan ketum PBNU tersebut merupakan kehendak muktamirin.
“Ini merupakan keputusan Muktamar yang harus kita hormati bersama. Saya menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh muktamirin yang telah menjalankan proses ini dengan penuh tanggung jawab,” ujar Gus Rozin, Ahad (30/6/2026).
Sebelumnya, peserta Muktamar