TRIBUN-TIMUR.COM - Surat Batak, juga dikenal sebagai Surat na Sampulu Sia (kesembilan belas huruf), Si Sia-sia, atau Aksara Batak, adalah salah satu aksara tradisional Indonesia yang berkembang di ranah Batak, Sumatra Utara.
Surat Batak terdiri dari beberapa varian yang digunakan untuk menulis lima rumpun bahasa Batak: Karo, Pakpak, Mandailing, Simalungun, dan Toba.
Aksara ini merupakan turunan dari aksara Brahmi India melalui perantara aksara Kawi.
Surat Batak aktif digunakan oleh masyarakat Batak setidaknya sejak abad ke-18 hingga penggunaannya berangsur-angsur memudar pada