Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mendorong pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar mahasiswa dari keluarga kurang mampu tidak kehilangan akses Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah akibat ketidakakuratan desil.
Menurut dia, pemutakhiran data memang diperlukan untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Namun, perubahan status desil semestinya tidak langsung menghentikan bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang kondisi ekonominya masih layak menerima KIP Kuliah.
“Negara tidak boleh membiarkan persoalan administratif memutus harapan anak-anak bangsa untuk melanjutkan