REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengusut tuntas kasus kematian warga Pejompongan berinisial BS (59) yang terjadi saat kericuhan di sekitar Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8) malam. Legislator bidang penegakan hukum itu menekankan pentingnya pengungkapan kasus secara transparan untuk menjaga kepercayaan publik.
Dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin, Abdullah yang akrab disapa Abduh menyatakan bahwa penyidikan tidak boleh berhenti hanya pada pelaku kekerasan di lapangan. Polri harus