REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus fokus melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi Kalimantan dan Sumatra. Meski begitu, BNPB juga melakukan penanganan karhutla yang terjadi di wilayah Papua.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan saat ini terdapat 35 titik panas (hotspot) dam delapan titik api (firespot) di wilayah Papua. Sementara luas lahan yang terindikasi terbakar mencapai 2.496 hektare dengan jarak pandang 5-9 kilometer.