REPUBLIKA.CO.ID, KIYV -- Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (FISU) merilis data terbaru terkait upaya Kremlin merekrut delapan warga Inegara indonesia (WNI) menjadi tentaranya untuk berperang melawan Ukraina. Dalam laman resmi FISU, dijelaskan bahwa Rusia terus secara sistematis merekrut warga asing untuk berperang melawan Ukraina.
Bagi Kremlin, setiap rekrutan asing memiliki beberapa tujuan sekaligus. Di antaranya, mereka mengisi kekosongan personel di garis depan dan berfungsi sebagai umpan propaganda untuk mendukung narasi dugaan dukungan global untuk "operasi militer khusus".
Alasan lain untuk