Jakarta, Beritasatu.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperluas kolaborasi dengan dunia usaha untuk mempercepat hilirisasi hasil riset dan inovasi dalam negeri.
Kerja sama tersebut mencakup riset bersama, co-development, hingga lisensi kekayaan intelektual, serta didukung fasilitas insentif perpajakan bagi perusahaan yang melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) di Indonesia.
Kepala BRIN Arif Satria mengatakan keberhasilan hilirisasi riset tidak cukup dilihat dari jumlah kekayaan intelektual yang berhasil dilisensikan. Menurut dia, ukuran yang lebih penting adalah kemampuan produk inovasi untuk diterima