Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa saham Asia-Pasifik bergerak melemah pada perdagangan Senin, (31/8/2026) setelah Amerika Serikat (AS) menyerang dua peluncur roket Iran di Pulau Larak, Selat Hormuz, yang kembali memicu kekhawatiran eskalasi konflik di kawasan.
Melansir CNBC.com, serangan tersebut meningkatkan perhatian investor terhadap potensi gangguan terhadap keamanan dan kelancaran perdagangan melalui salah satu jalur pelayaran energi terpenting dunia.
Di Asia, saham Korea Selatan memimpin pelemahan regional dengan indeks acuan Kospi anjlok 3,5%. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang turun 2,16%