Otoritas Iran melancarkan serangan pembalasan terhadap pengeboman terbaru militer Amerika Serikat (AS) yang menargetkan Pulau Larak, Iran bagian selatan. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan pasukannya telah menyerang dua pangkalan udara AS di Yordania dengan rudal balistik.
Serangan itu diumumkan IRGC setelah bersumpah akan membalas serangan terbaru AS.
IRGC dalam pernyataannya, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (31/8/2026), bersumpah akan memberikan pembalasan dan "menghukum agresor", menyusul serangan terbaru AS terhadap Pulau Larak, yang dilaporkan memicu korban tewas dan korban luka.