TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Malam belum tentu menjadi waktu istirahat bagi warga Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Di tengah kemarau panjang yang memicu krisis air bersih, sebagian warga masih menunggu bantuan air hingga malam bahkan dini hari.
Mobil tangki dan kendaraan operasional yang membawa air harus menyusuri sejumlah dusun untuk memenuhi kebutuhan warga yang kesulitan mendapatkan sumber air.
Ribuan warga Desa Tenrigangkae kini terdampak krisis air bersih akibat kemarau panjang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros bersama Pemerintah