Liputan6.com, Nikosia - Sedikitnya delapan orang tewas dan 18 lainnya masih dinyatakan hilang setelah sebuah kapal feri terbalik di lepas pantai Siprus Utara. Kapal tersebut membawa sekitar 270 orang ketika mulai kemasukan air tak lama setelah meninggalkan pelabuhan.
Dikutip dari Al Jazeera, Senin (31/8/2026), prioritas utama dalam operasi yang masih berlangsung adalah menemukan para penumpang yang belum diketahui keberadaannya. Koresponden Al Jazeera, Resul Serdar, melaporkan bahwa pengerahan besar-besaran untuk pencarian dan penyelamatan telah dilakukan di wilayah kejadian oleh komando penjaga