TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mendorong Pemerintah menjaga kepentingan petani sehubungan dengan encana penerapan margin fee dalam tata kelola ekspor kelapa sawit melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
SPKS berharap penetapan margin fee tidak membebani petani sawit yang saat ini jumlahnya mencapai sekitar 17 juta di seluruh Indonesia.
Ketua Umum SPKS Sabarudin dalam keterangan tertulisnya mengatakan tata kelola ekspor boleh diperbaiki dan penerimaan negara boleh diperkuat, tetapi jangan sampai kebijakan tersebut mengganggu keberlangsungan usaha di industri sawit.