Kedaripos.co.id -- Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan serangan balasan terhadap sejumlah target militer AS setelah Washington melancarkan pengeboman di Pulau Larak, Iran bagian selatan.
IRGC mengklaim pasukan Pasukan Dirgantara mereka telah menyerang dua pangkalan udara AS di Yordania menggunakan kombinasi rudal balistik dan drone.
Serangan tersebut diumumkan pada Senin (31/8/2026), setelah IRGC sebelumnya bersumpah akan membalas serangan terbaru militer AS.
Dilansir Anadolu Agency, IRGC menuding Washington kembali melakukan tindakan