Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI memastikan likuiditas perseroan tetap memadai pada awal semester II 2026 meskipun kondisi likuiditas industri perbankan masih menjadi perhatian.
Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari mengatakan, perseroan menjaga likuiditas dengan menyelaraskan pertumbuhan kredit dan kemampuan menghimpun dana.
"Memasuki semester II 2026, kami akan terus menjaga likuiditas secara disiplin, terutama dengan menyelaraskan antara pertumbuhan kredit dan kapasitas penghimpunan dana,” kata Viviana dalam konferensi pers kinerja keuangan triwulan