Jakarta (ANTARA) - Delapan puluh satu tahun setelah Indonesia merdeka menandakan bahwa demokrasi di negeri ini telah menempuh perjalanan yang panjang.
Indonesia pernah mengenal Demokrasi Terpimpin, pemerintahan Orde Baru yang sentralistis, hingga Reformasi yang membuka ruang kebebasan politik jauh lebih luas.
Perjalanan panjang itu masih meninggalkan pekerjaan rumah dan hakikat terdalam tentang apakah demokrasi Indonesia telah menemukan bentuk yang paling sesuai dengan karakter bangsanya sendiri.
Pertanyaan tersebut menjadi penting karena demokrasi tidak semestinya berhenti pada prosedur memilih pemimpin.
Demokrasi juga