Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkap, langkah besar pemerintah merampingkan jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Prabowo menyebut pemerintah telah menutup ratusan BUMN yang dinilai tidak menguntungkan hingga perusahaan yang mengalami kerugian.
Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).
“Dalam kurang 2 tahun pemerintahan yang saya pimpin, kita telah menutup 290 BUMN yang tidak menguntungkan, yang tidak punya kinerja baik, yang