TRIBUNNEWS.COM - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di sejumlah wilayah Kalimantan Barat dan wilayah lainnya mendorong Pemuda Dayak Kalbar mendesak pemerintah pusat mengevaluasi penetapan status bencana nasional.
Ketua Umum Pemuda Dayak Kalbar, Srilinus Lino, menilai karhutla tidak lagi tepat dipandang sebagai persoalan musiman.
Dampak kebakaran dan kabut asap telah merembet ke berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, aktivitas ekonomi, transportasi hingga lingkungan hidup.
“Pemerintah harus melihat persoalan ini secara serius. Ketika karhutla terjadi secara luas dan