Jakarta (ANTARA) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkuat basis data penerima LPG 3 kg sebagai upaya membenahi tata kelola distribusi, sehingga penyaluran barang bersubsidi tersebut dapat tepat sasaran.
“Untuk LPG 3 kg, pemerintah sedang memperkuat basis data sehingga kami tahu siapa yang memang berhak menerima subsidi,” ujar Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia kepada ANTARA di Jakarta, Senin.
Pernyataan tersebut terkait proyeksi kebutuhan LPG 3 kg yang melebihi kuota di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)