TRIBUNNEWS.COM, JOMBANG — Rais Aam PBNU terpilih KH Miftachul Akhyar membuka sambutannya pada penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dengan kelakar tentang sambutannya yang berbahasa Arab.
Awalnya, Miftachul Akhyar membuka dengan doa berbahasa Arab.
Setelah itu, ia langsung meluruskan kepada hadirin bahwa bahasa Arab yang baru saja disampaikan bukanlah sambutan.
"Ini tadi doa, bukan sambutan yang berbahasa Arab," kata Miftachul yang disambut tawa hadirin di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).
Ia kemudian mengingatkan penggunaan bahasa