REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan (Menhan) RI ikut mengomentari temuan Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina (Foreign Intelligence Service of Ukraine/FISU) soal delapan warga negara Indonesia (WNI) bergabung menjadi tentara Rusia. Mereka direkrut Kremlin untuk berperang di garda terdepan melawan Ukraina.
Menhan hingga saat ini, belum mendapatkan laporan resmi terkait masalah itu. "Gak ada. Tidak menerima laporan ini. Tidak ada informasi," kata Sjafrie di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2026).
Sebelumnya, FISU merilis data terbaru delapan warga Negara Indonesia (WNI)