Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis bedah toraks kardiovaskular Heartology Cardiovascular Hospital Widya Trianita Suwatri mengatakan, metode minimal invasif untuk Bedah Pintas Arteri Koroner (BPAK) meminimalkan sayatan namun tetap menargetkan revaskularisasi komplit.
Widya mengatakan di Jakarta, Senin, bahwa sejumlah penelitian menunjukkan perbandingan antara BPAK dengan minimal invasif dengan BPAK konvensional melalui pembelahan tulang dada (sternotomi) pada pasien dengan multivessel disease.
Sekitar 95,5 persen pasien yang ditangani dengan BPAK minimal invasif berhasil mendapatkan revaskularisasi komplit, katanya, sementara 96,3 persen pasien sternotomi mendapatkan