Oleh: Jasman Rizal Dt Bandaro Bendang, Sekretaris Umum Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada sebuah paradoks yang seharusnya membuat kita gelisah. Beberapa waktu lalu, saya ditanya oleh salah seorang sahabat melalui chat WA. Saya yakin pertanyaannya mucul karena kegelisahan hatinya. Pertanyaannya sangat menyentak logika dan nurani saya: "negara atheis tapi tertib, jujur, disiplin dan negaranya makmur". Sementara kita di Indonesia "negara bertuhan dan mayoritas Islam, tapi banyak korupsi, menipu jadi kebiasaan, tak tertib, tak berdisiplin